UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS BAINA YADAIK JILID3 pada jurusan pendidikan bahasa arab IAIN SULTAN AMAIN GORONTALO
UPAYA MENINGKATKAN
KETERAMPILAN MENULIS DENGAN MENGGUNAKAN BUKU AL-ARABIYAH BAINA YADAIK JILID3,
Pada Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Arab IAIN SULTAN AMAI GORONTALO
Nisa Uswatun Hasanah
Siti Nurfadilah Sumba
Keyword:
Al-Arabiyah
Baina Yadaika, Buku ABY jilid3, Keterampilan, Bahasa arab
التجريد
تهدف هذه الدراسة إلى تحديد مهارت الكتابة لدى طلاب تعليم اللغة العربية في
السطان آمي غورنتالو باستخدام العربية بين يديك المجلد ٣ ومعرفة ما إذا كانت هذه الطريقة فعالة في زيادة القدرة على
الكتابة لدى طلاب التربية العربية في السلطان آمي غورنتالو. إذا نظرت إلى متوسط طلاب اللغة العربية الذين لديهم لغة
عربية أساسية ليست جسدة، ولكن حتى مع ذلك يمكتهم أيضا إنتاج مجرجات تنافسية. بحيث
تكون المناقشة الرئيسية في هذه الدراسة هي المخرجات (النتائج) في شكل كتابة وفقا
لقواعد الكتابة باللغة العربية. وبالتالي فإن البيانات التي تم الحصول عليها من
المجيبين والمخبرين تستخدم في الغالب تقنيات وطرق جمع البيانات الميدانية. وجدت
النتائج عدة عوامل بما في ذلك الموضوع المقدم في الكتاب مألوف للغاية، تم تصميمه
وفقا لمنا هج متطورة، ومدة تعلم فعالة، ومحا ضرين لديهم مؤهلات وكفاءات جيدة في
اللغة العربية، وبيئة جا معية مواتية، ومدعومة بجوانب إدارية تقدم باللغة
العربية.يفحص المؤلف هذا البحث باستخدام الأساليب النوعية في كلنشاط عمل ومفاهيم
العمل ومسائل أخرى تتعلق بعملية التعلم. تركز هذه الدراسة في دراستها على التعلم بعد الظهر لطلاب الفصل الدراسي لأول
والثاني للعام الدراسي٢۰٢۰\٢۰١٩ . تشمل المواد والمخبرين في هذه
الدراسة المديرين في هذه الحالة أعضاء قسم رابطة الطلاب والحاضرين وطلاب قسم اللغة
العربية. لذلك، فإن استخدام كتاب العربية بينا يديكان، المجلد ٣، سيساعد على تحسين القدرة
الكتابية لطالب البهاسا العربي.
الكلمات الدليلية: العربية
بينا يديكان، كتاب العربية بينا يادكان، المهارت، الطلاب
A.
PENDAHULUAN
Bahasa merupakan alat ilmu pengatahuan dan kebudayaan manusia yang
paling tinggi. Keteramoilan behasa melibatkan otak kiri bawah untuk fungsi
kecepatan bahasa dan menggunakan otak kanan bagian bawah untuk membarikan makna
psikologi komunikasi.
Suatu kehormatan bagi bahasa arab karena
Allah swt telah memilihnya menjadi bahasa kitab suci Al-Quran dan pada akhirnya
menjadi alat komunikasi antara tuhan dan hamba-Nya dalam kegiatan ibadah, doa
dan acara spiritual lainnya.
Sejak bahasa arab yang tertuang didalam Al-Quran didengungkan hingga
kini, semua pengamat bahasa baik barat maupun timur khususnya muslim arab
menganggapnya sebagai bahasa yang memiliki standar ketinggian dan keelokan
linguistik yang tiada bandingannya. Dan karena ia merupakan bahasa kitab suci
dan tutunan agama umat muslim sedunia, maka tentu saja ia merupakan bahasa yang
paling besar signifikasinya bagi ratusan juta umat muslim di dunia ini, baik
yang berkebangsaan arab maupun non Arab[1].
Pemakaian bahasa arab sebagai salah satu bahasa resmi di PBB menjadikan bahasa
arab sebagai salah satu alat komunikasi yang lazim dalm hubungan diplomsi
internasional.
Didisinilah pengatahuan terhadap bahasa arab memegang peran snagat
penting guna lebih memahami ajaran-ajaran agama islam sekaligus sebagai alat
untuk berinteraksi secara sosial, ekonomi, budaya maupun politik dalam
percaturan dunia global. Khususnya di perguruan tinggi agama, penguasaan bahasa
arab adalah mutlak diperlukan. Kegunaan bahasa arab bagi kelancaran tugas
belajar dan mengajar ilmu-ilmu agama sangat jelas di samping kegunaannya dalam
mengembangkan dan memperdalam ilmu pengetahuan serta untuk berkomunikasi secara
internasional terutama dengan pemakai bahasa arab itu sendiri.
Menurut Azhar Arsyad, orang menguasai bahasa arab akan sangat mudah
untuk mengajar semua cabang ilmu agama. Sebaliknya, alumni perguruan tinggi
agama yang kemampuan bahasa arabnya snagat minim akan tidak efektif dalam
melaksanakan tugasnya sebagai pengajar ilmu-ilmu agama.[2]
Karena itu jika seseorang ingin efektif dan efisien dalam belajar khususnya diperguruan tinggi agama, maka
penguasaan bahasa arab adalah mutlak diperlukan.
Permasalahan yang terjadi adalah belum adanya sampai saat ini metode
yang benar-benar telah teruji efektif dan efisien dalam mengajarkan bahasa arab
bagi non-arab. Disamping itu, buku-nuku tentang metodologi pembelajaran bahasa arab
masih sangat minim dan sulit dijumpai di toko-toko buku bahkan di perpustakaan
perguruan tinggi agama sekalipun.
Proses pembelajaran keterampilan menulis bukanlah berbeda-beda sesuia
dengan metode pembelajaran yang digunakan. Pada tiap-tiap proses pembalajaran
suatu keterampilan maka didalamnya tidak terlepas dari kesulitan atau
problematika, sehingga hal tersebut bisa menghambat suatu proses.
Dalam konteks indonesia, metode pengajaran bahsa arab tampak dalam
banyak sisi masih merujuk kepada hal-hal yang justru mempersulit orang
indonesia sendiri mempelajri bahasa Arab. Sebab metode yang dikembangkannya
masih tradisional yang bergantung pada pengajaran kaidah-kaidah gramatikal
bahasa arab seperti nahwu dan sharaf
.
Silsilah Al-A’rabiyah
Baina Yadaik memiliki ciri umum sebagai berikut: pertama, silsilah
bertujuan kemampuan tersebut meliputi kemampuan bahasa, kemampuan komunikasi, dan
kemampuan budaya.
Maka disusunlah
berbagai macam kitab dan silsilah pangajaran bahasaarab untuk memenuhi
kebutuhan mahasiswa jurusan pendidikan bahasa arab kitab Al-Arabiyah Baina
Yadaikjilid3 adalah sebuah buku pembelajaran bahasa arab yang paling modern.
Kitab ini disusun dengna sistematika pembelajaran yang terbaik sehingga
memudahkan setiap orang untuk mempelajari dan memahami bahasa arab. Silsilah
bertujuan untuk membuat seorang pelajar menguasai dan meningkatkan keterampilan
menulis dengan menggunakan buku Al-Arabiyah Baina Yadaik Jilid 3[3].Penggunaan
buku ajar yang memuat aspek-aspek budaya arab. Sehingga buku ajar Al-Arabiyah
Baina Yadaik sangat membantu dan
memudahkan mahasiswa untuk belajar bahasa arab dan untuk meningkatkan mahasiswa
dalam menulis bahasa arab yang benar. Dengan demikian, buku ajar ini sebagai
solusi kreatif mempelajari budaya arab serta mengkaji lebih dalam lagi tentang
buku Al-Arabiyah Baina Yadaika.
Berhasilnya pembelajaran bahasa arab dapat dilihat dari berapa bagus
hasil evaluasi yang diperoleh mahasiswa pendidikan bahasa arab agar mencapai
tujuan belajar. Buku Al-‘Arabiyah Baina Yadaik Jilid 3 sebagai buku yang
dianggap sesuai dengan buku panduan untuk memperdalam pembelajaran bahasa arab,
khususnya dalam meningkatakan keterampilan menulis.Upaya untuk meningkatkan
kemampuan menulis Mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab dengan menggunakan buku
Al-Baina Yadaikan jilid 3 dilakukan di Kampus IAIN Sultan Amai Gorontalo. Input mahasiswa yang mengikuti proses pembelajaran
sore tidak tidak dilakukan seleksi yang ketat. Hal ini dilakukan karena
sebagian besar mahasiswa yang mengikuti program pembelajaran sore ini tidak
memiliki dasar-dasar bahasa arab dengan baik. Namun bisa menghasilkan output
yang kompetitif.
Silsilah Al-Arabiyah
Baina Yadaik memiliki ciri umum
sebagai berikut: pertama, silsilah bertujuan kemampuan tersebut meliputi
kemampuan bahasa, kemampuan komunikasi, dan kemampuan budaya.
Kemampuan individu dari pembelajaran sangat berbeda-beda,ada yang lebih
unggul dari segi mahir tapi lemah dibagian yang lain.
B.
PEMBAHASAN
1.
Anatomi
Buku Al-Arabiyyah Baina Yadaika
Perkembangan kajian bahasa aarab yang tinggi, telah melahirkan berbagai
macam kitab dan silsilah pengajaran Bahasa arab untuk memenuhi kebutuhan proses
pembelajaran bahasa arab. Salah satu buku yang menghadirkan metode dan
pembelajaran Bahasa arab adalah Al-Arabiyyah BainaYadaika.
Silsilah Al-Arabiyyah BainaYadaika setidaknya telah memberikan
warna tersendiri dalam proses pengembangan Bahasa Arab di Indonesia. Silsilah Al-Arabiyyah
BainaYadaika memiliki ciri-ciri umum sebagai berikut: Pertama, silsilah
bertujuan membuat seorang peserta pembelajaran dapat menguasai tiga kemampuan
sekaligus, kemampuan tersebut meliputi kemampuan bahasa, kemampuan komunikasi
dan kemampuan budaya.
Buku Al-Arabiyyah BainaYadaika dirancang
dan diarahkan untuk segmantasi pembelajaran dewaasa, baik melalui pembelajaran
secara sistematik-kolektif melalui lembaga pendidikan formal, maupun
pembelajaran secara personal atau mandiri. Keduanya bisa dilakukan dengan
menggunakan buku Al-Arabiyyah BainaYadaika.[4]
2.
Upaya
Meningkatkan Keterampilan Menulis Dengan Menggunakan Buku Al-Arabiyyah Baina
Yadaika Jilid 3
Menulis merupakan salah satu keterampilan
berbahasa, yang memebutuhkan keterampilan dan wawasan yang luas, dan motivasi
yang kuat untuk dapat melakukannya. Menulis merupakan suatu upaya untuk
mengungkapkan suatu kreatifitas atau keterampilan berbahsa yang memiliki
tingkat kesulitan yang lebih di banding dengan keterampilan berbahasa yang
lain.
Menulis adalah mengungkapkan lafadz bahasa lisan dalam bentuk tulisan
diatas kertas dengan beberapa bentuk huruf yang saling terkait secara
sistematis dimana bentuk-bentuk huruf ini merupakan wujud dari bahasa lisan.
Menulis memiliki tujuan untuk mengungkapkan fikiran pendapat dan perasaan
penulis kepada orang lain dan merupakan salah satu bentuk komunikasi.
Dalam literature lain, menulis ialah melahirkan pikiran atau gagasan
(seperti mengarang, membuat suarat) dengan tulisan. Sebagaimana dikutip oleh
Hargrove dan Potect, menulis merupakan penggamabaran visual tentang pikiran,
perasaan dan ide dengan menggunakan simbol-simbol sistem bahasa penulisnya
untuk keperluan komunikasi atau mencatat. Menurut taringan menulis dan
melukiskan lambang-lambang grafis dari bahasa yang dipahami oleh penulisnya
maupun orang lain yang menggunakan bahasa yang sama dengan penulis tersebut.
Dari beberapa definisi diatas, dapat disimpulkan bahwa menulis adalah
proses mengungkapakan gagasan, pikiran dan perasaan dalam bentuk tulisan.
Menurut Ibrahim M.Atha sebagai alat yang penting bagi mahasiswa untuk
dapat memahami materi pembelajaran dari dosen maupun guru berupa alat
komunikasi antara masa sekarang, masa lalu maupun masa yang akan datang.
Menulis adalah bagian yang sangat penting
untuk meneruskan peradaban dan mengembangkan teknologi dan untuk meningkatkan
keterampilan menulis untuk mahasiswa jurusan bahasas arab.
Menulis merupakan salah satu keterampilan
berbahasa, yang membutuhkan keterampilan wawasan yang luas, dan motivasi yang
kuat untuk dapat melakukannya dan juga dapat meningkatkan kreativitas. Untuk
meningkatkan motivasi keterampilan menulis dan mendorong agar mahasiswa mempu
menulis Al-Arabiyyah Baina Yadaika dengan
benar[5]
Buku metode pembelajaran bahasa Arab Al-ArabIyyah Baina Yadaika mulai
diterbitkanpada tahun 2003 oleh Al-Arabiyah Lil Jami’suatu komunitas
yang peduli dengan perkembangan bahasa arab, buku ini bertujuan mengasah
kemampuan mahasiswa untuk meningkatkan menulis di buku Al-Arabiyyah Baina
Yadaika.
Dalam penyajiannya, buku Al-Arabiyyah Baina
Yadaika menggunakan bahasa arab yang fasih (baku), tidak menggunakan
bahasa amiyah (pasaran), dan tidak juga menggunakan bahasa perantara sebagai
cara yang ideal dalam bahasa.
Aspek-aspek penting yang harus diketahui dalam
isi buku Al-Arabiyyah Baina Yadaika adalah sebagai berikut:
1. keterpaduan antara keahlian berbahasa dan unsur-unsurnya
2. memberikan perhatian pada sistem suara dalam bahasa arab.
3. Memperhatikan perbedaan-perbedaan individu diantara para
pelajar.
4. Menggunakan sistem unit pelajaran dalam menyampaikan
materi.
5. Menampilakan setiap kosa kata dalam susunan yang
sempurna.
6. Memperhatikan kemampuan pengucapan pada tingkat lanjut.
7. Menyertakan daftar kosa kata dan ungkapan-ungkapan yang
terdapat dalam setiap kitab
8. Menyertakan latihan berkala dalam setiap kitab.
9. Memanfaatkan berbagai pengalaman khusus dalam menyususn
materi-materi pembelajaran bahasa arab
10. Manampilkan nilai-nilai budaya denga cara yang menarik.
Dari aspek diatas dapat membantu para pelajar atau
mahasiswa demi meningkatkan penulis buku Al-Arabiyah Baina Yadaik.Nilai
kontribusi terhadap pembelajatan bahasa arab yang terdapat dalam buku Al-A’rabiyah
Baina Yadaik ini nampak pada pilihan
topik pembahasan yang bersifat universal, populer, dan memiliki kedekatan
hubungan dengan kebutuhan belajar kepada mahasiswa. Upaya meningkatakan
keterampilan menulis ini, agar mahasiswa lebih giat dan mempelajari bahsa arab
dengan baik agar mahasiswa mampu menulis dengan menggunakan buku Al-A’rabiyah
Baina Yadaik.[6]
Yang dimaksud Al-Khitabah (tulisan), adlah untuk
melatih kemampuan menulis mahasiswa dalam tiap wahdah Silsilah Al-Arabiyyah
Baina Yadaik kemampuan menulis tanpa sepengetahuan pikiran sadar, dimana
mahasiswa mebiasakan dan menulis huruf arab dengan terpisah sekaligus dengan
cara penulisannya, dengan metode menulis dengan beberapa kata dan ungkapan
sederhana. Sangat diperlukan untuk memperhatikan asas-asas dalam mengembangkan
buku ajar bahasa arab terkhusus pada sosial budaya, ahgar dapat mewujudkan
sebuah buku yang baik dan sesuai dengan kondisi dan keadaan, serta kebahasaan.
Al-Arabiyah Baina Yadaik merupakan
buku ajar bahasa arab yang modern digunakan untuk berbagai tingkatan yang
disusun oleh Dr. Mukhtar At-Thahir Hasin Baina Yadaik pertama kali
diluncurkan hanya memiliki 4 paket buku panduan yang diperuntukan untuk pelajar
dan mahasiswa.
Buku Al-Arabiyah
Baina Yadaik bertujuan untuk memudahkan mahasiswa untuk pembelajaran bahasa
arab dalam menguasai tiga kafaah sebagai berikut :
1.
Kafaah
Lughowiyah (kecakapan bahasa) meliputi empat maharah (kemampuan)
yaitu istima’ (mendengarkan), kalam (berbicara), qoro’ah (membaca), dan kitabah
(menulis). Dan taraqib (tata bahasa). Sedangkan tarakib sendiri dari ilmu
nahwu, ilmu shorof, dan kaidah penulisan.
2.
Kafaah
Ats – Tsaqofiyah(kecakapan budaya), dalam buku ajar ini siswa
diberikan pengetahuan mengenai budaya arab modern yang sesuai dengan prinsip
islam.
3.
Kafaah
Ittisholiyah (kecakapan komunikasi) yaitu kemampuan dalam berinteraksi
dengan orang sekaligus mengekspresikan dirinya dalam situasi sosial yang
berbeda.
Dari
ketiga kaffah ini yang paling
berperan yakni yang kaffahlughowiyah ada empat maharah salah satunya
maharah kitabah (menulis). Untuk meningkatkan upaya mahasiswa dan peningkatan
menulis dalam buku Al-Arabiyah Baina Yadaika.
Al-Arabiyah
Baina Yadaika dapat mempermudah bagi mahasiswa untuk
mempelajari bahasa arab. Selain mudah mempelajari bahasa arab, mahasiswa juga
dapat meningkatakan pengetahuan menulis apa saja yang terdapat dibuku Al-Arabiyah
Baina Yadaika. Penggunaan buku ini juga sangat dibutuhkan oleh mahasiswa
yang ingin belajar behasa arab.
Beberapa kelebihan buku ajar Al-Arabiyah
Baina Yadaika yaitu:
1.
Mengenalkan
teori modern dalam pengajaran bahasa arab
2.
Menggunakan
metode yang mudah dan bertahap
3.
Mengaplikasikannya
4.
Memberikan
ujian pilihan sesuai tingkatan
5.
Melengkapi
materi pendukung
6.
Sesuai
untuk tingkatan sekolah menengah ataupuan perguruan tunggi, baik yang muda
maupun yang tua, dan yang ingin cepat menguasai bahasa arab[7].
Tujuan
Pembelajaran Menulis (Kitabah)
Pembelajaran kitabah memiliki beberapa
tujuan antara lain:
1)
Menumbuhkan
perhatian para mahasiswa akan pentingnya mempelajari kemahiran menulis dan
pendalamannya;
2)
Menumbuhkan
kemampuan menulis para mahasiswa secara jelas dan cepat difahami;
3)
Mendorong
para mahasiswa untuk menggunakan tulisan sebagai sarana komunikasi sehingga
mereka benar-benar dapat menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari mereka;
4)
Menumbuhkan
kemuliaan manusia melalui tulisannya;
5)
Menumbuhkan
keterampilan menulis untuk mengangkat drajat ekonomi dan sosial
kemaasyarakatan;
6)
Menumbuhkan
perhatian para mahasiswa untuk menggunakan tulisan sdbagai sarana untuk
mengungkapkan idenya dan memadukannya dengan fikiran orang lain serta
pengalaman mereka[8].
Pembelajaran
khath
a.
Metode
dan teknik Pembelajaran khath
Ada beberapa
tahapan yang dpat dilakukan dalam pembelajaran khath, antara lain yaitu:
1)
Penyampaian
meteri (al-‘irdh) : pelatih memberikan contoh tulisan yang mudah dan
berhubungan dengan kehidupan para siswa dan kegiatannya,
2)
Memperhatikan
(mulǎhadzat) : para mahasiswa memperhatikan gerakan tangan
guru ketika menulis memberikan contoh, kemudian menirukan tulisan tersebut
sebagai contoh di buku tulis mahasiswa masing-masing,
3)
Pengarahan dan evaluasi : guru mengarahkan para
murid dan para murid mulai menulis, dengan teratur, bersih dan tidak mengotori
tangan dengan tinta. Kemudian mengarahkan mereka kepada tulisan yang benar dan
meminta mereka untuk membenarkan tulisan yang salah dan terakhir adalah memberikan
nilai sebagai hasil tulisan para murid[9].
Rangkaian
buku silsilah al-Arabiyah Bayna Yadaika
Dalam proses belajar mengajar
al-Arabiyah Baina Yadaika, bahasa yang digunakan adalah bahasa Arab Fushah
(classical Arabic), tidak dianjurkan menggunakan bahasa lain sebagai pengantar
belajar.
Rangkaian
buku Silsilah al-Arabiyah Bayna Yadaika.
Buku
silsilah al-Arabiyah Baina Yadaika terdiri dari beberapa buku beserta
perangkat, meliputi:
-
Huruf
Al-Arabiyah
-
Buku
siswa (1) dua jilid beserta buku pegangan pengajar (1), bagi kelas pemula,
-
Buku
siswa (2) dua jilid beserta buku pegangan pengajar (2), bagi kelas menengah,
-
Buku
siswa (3) dua jilid beserta buku pegangan pengajar (3), bagi kelas lanjutan,
-
Buku
siswa (4) dua jilid beserta buku pegangan pengajar (4), bagi kelas istimewa,
-
Kamus al-Arabiyah
Baina Yadaika,
-
C.D.
rekaman teks materi pelajaran al-Arabiyah Baina Yadaika.
Arahan-arahan
umum dalam metode pembelajaran al-Arabiyah Baina Yadaika.
Metode
pembelajaran al-Arabiyah Bayna yadaika sebagai salah satu metode paling
mutakhir dalam
pembelajaran bahasa Arab bagi pelajar non Arab, menetapkan arahanarahan
penting yang harus
diperhatikan dalam proses pengajaran al-Arabiyah Bayna
Yadaika , antara lain:
- Integrasi antara
keterampilan bahasa dengan unsur-unsurnya,
- Memperhatikan
aspek fonetik bahasa Arab melalui tahap pengenalan, pembedaan,
dan pengucapan.
- Menerapkan
system garadualisasi dalam penyampaian materi pengajaran.
- Memperhatikan
perbedaan karakter dan kemampuan siswa.
- Keragaman teks
- System latihan
yang variatif dan inovatif,
- Kesesuaian isi
materi dengan tingkat kemampuan sisiwa,
- Melengkapi
kata-kata yang dianggap perlu dengan harakat,
- Menentukan
jumlah kata dan kalimat di setiap bab,
- Menerapkan
system wahdah ta`limiyah (unit pembelajaran) dalam proses belajar,
- Menyajikan tiap
kosa kata dalam berbagai konteks yang sempurnah,
- Menekankan sisi
praktis dalam mengajarkan struktuk pembentukan kalimat pada
tahap awal,
- Menekankan
keahlian komunikasi pada buku 1,
- Menyeimbangkan
antara unsur-unsur bahasa dan keterampilannya.
- Kesesuaian silsilah
(rangkaian) dengan pengajar bahasa Arab,
- Tabulasi
kosa-kosa kata dan kalimat-kalimat baru pada tiap bab,
- Menggunakan
tabulasi struktur kalimat (kaidah bahasa) yang umum,
- Membuat latihan
soal-soal sesuai tahapan-tahapan tiap buku,
- Menyajikan
pemahaman wawasan kebudayaan dengan metode yang menarik,
- Melampirkan
gambar-gambar terutama pada buku 1 dan 2[10]
Metode dan Sistematika Pembelajaran Al-Arabiyah
Baina Yadaika
1. Muatan Buku
al-Arabiyah Bayna Yadaika
Kitab jilid 1 dari
as-Silsilah al-Arabiyah Bayna Yadaika terdiri dari 16 wahdah (unit
pelajaran) dimana
tiap unit tersebut mengandung 9 materi pelajaran inti, yaitu:
1- Al-Hiwar 1
(percakapan 1), mufradat (kosa-kosa kata), dan tadribat (latihanlatihan)
semua termuat
dalam dua halaman. Demikian halnya al-Hiwar 2 dan 3
masing –masing dua
halaman.
2- Latihan
gabungan kosa-kosa kata dan kosa kata tambahan juga termuat dalam dua
halaman.
3- At-Tarakib
An-Nahwiyah (struktur kalimat menurut kaedah nahwa) dan soal-soal
latihan, termuat
dalam 4 halaman,
4- Al-Ashwat (suara)
dan fahmul masmu` (melatih kemampuan mendegar) termuat
dalam 3 halaman,
5- Al-Kalam (ucapan)
dan soal-soal latihan, termuat dalam 3 halaman,
6- Al-Qiraah (bacaan)
dan soal-soal latihan termuat dalam 3 halaman,
7- Al-Kitabah (tulisan)
dan soal-soal latihan termuat dalam 4 halaman.
Sehingga secara
keseluruhan kitab jilid 1 memuat 144 materi pelajaran inti.
2. Uraian Materi
pelajaran:
a. Materi
pelajaran al-Hiwar, tiap wahdah dimulai dengan 3 pelajaran al-hiwar (kecuali
pada wahdah
pertama, terdiri dari 6 pelajaran hiwar –hiwar pendek dimana tiap hiwar
mengandung 6-7
kalimat tanya jawab. Disamping itu tiap hiwar mengandung unsurunsur
pelajaran bahasa
seperti , mufradat, ta`birat/tarakib nahwiyah, serta mengandung
beberapa
pengetahuan terhadap budaya. Materi-materi pelajaran hiwar disesuaikan
dengan hal-hal
yang menjadi perhatian khusus bagi para siswa agar mempermudah
proses belajar
mengajar dan memudahkan siswa untuk berkomunikasi dengan bahasa
Arab.
b. Mufradat (kosa
kata), tiap unit pelajaran mengandung dua jenis kelompok kosa kata:
1. Kosa kata
inti, yaitu semua kosa kata yang termuat dalam al-hiwaraat (teks
percakapan) yang
berjumlah antara 20-30 kosa.Tiap teks percakapan disertai
gambar peraga dan
setelahnya disertai latihan-laithan untuk pemantapan kosa
kata tersebut.
2. Mufradaat
Idhafiyah, yaitu beberapa kosa kata tambahan yang tidak berkaitan
langsung dengan
teks percakapan namun dianggap penting juga diketahui oleh
siswa demi
menambah perbendaharaan kosa kata yang dimilikinya. Adapun
latihan untuk kosa
kata tambahan tersebut dipisahkan pada halaman tersendiri.
Terdapat pula
beberapa kosa kata musanidah yang disebutkan pada tiap wahdah
hanya sebagai
pendukung[11]
C.Kesimpulan
1.
Silsilah Al-Arabiyyah BainaYadaika setidaknya
telah memberikan warna tersendiri dalam proses pengembangan Bahasa Arab di
Indonesia. Silsilah Al-Arabiyyah BainaYadaika memiliki ciri-ciri umum
sebagai berikut: Pertama, silsilah bertujuan membuat seorang peserta
pembelajaran dapat menguasai tiga kemampuan sekaligus, kemampuan tersebut
meliputi kemampuan bahasa, kemampuan komunikasi dan kemampuan budaya.
2.
Al-Arabiyah
Baina Yadaik merupakan buku ajar bahasa arab yang modern digunakan
untuk berbagai tingkatan yang disusun oleh Dr. Mukhtar At-Thahir Hasin Baina
Yadaik pertama kali diluncurkan hanya memiliki 4 paket buku panduan yang
diperuntukan untuk pelajar dan mahasiswa.
Buku Al-Arabiyah Baina Yadaik bertujuan untuk
memudahkan mahasiswa untuk pembelajaran bahasa arab dalam menguasai tiga kafaah
sebagai berikut:
a.
Kafaah
Lughowiyah (kecakapan bahasa)
b.
Kafaah
Ats – Tsaqofiyah(kecakapan budaya)
c.
Kafaah
Ittisholiyah (kecakapan komunikasi)
3.
Arahan-arahan
umum dalam metode pembelajaran al-Arabiyah Bayna Yadaika.
Daftar
Pustaka
Arab, Sastra,
Universitas Islam, Negeri Maulana, and Malik Ibrahim, ‘Buku Ajar Arabiyah Baina
Yadaik Sebagai Solusi Kreatif Mempelajari Budaya Arab Di’, 2019, 436–51
Arabiyah, Kitab Al-,
Bayna Yadaika, Kitab Al-arabiya Li, and An-naaysi I N Jilid, ‘Studi Komparatif
Metode Pembelajaran Dan’, Jilid 1, 2016
Arab, Sastra,
Universitas Islam, Negeri Maulana, and Malik Ibrahim, ‘Buku Ajar Arabiyah Baina
Yadaik Sebagai Solusi Kreatif Mempelajari Budaya Arab Di’, 2019, 436–51
Arabiyah, Kitab Al-,
Bayna Yadaika, Kitab Al-arabiya Li, and An-naaysi I N Jilid, ‘Studi Komparatif
Metode Pembelajaran Dan’, Jilid 1, 2016
[1]M.
Ilham Muchtar, Penerapan Metode Al-Arabiyyah Baina Yadaik Dalam Pembelajaran
Bahasa Arab di Ma’had Al-Birr Makassar, Vol: 12, No, 1, 2015. H. 2
[2]M.Ilham
Muchtar, Penerapan Metode Al-‘Arabiyyah Baina Yadaik Dalam Pembelajaran
Bahasa Arab di Ma’had Al-Birr Makassar, Jurnal Studi Islamika,(Hunafa, Vol.
12, No. 1, Juni 2015), h. 3
[3]Ummi sakdiah, Kitab Al- Arabiyah and others, ‘Studi Komparatif Metode Pembelajaran Dan’,
Jilid 1, 2016. H. 4.
[4]Abdul Ghofur, Efektifitas adan Efesiensi Pembelajaran Bahasa Arab(Studi
PembelajaranBahasa Arab Dengan Menggunakan Buku Al-Arabiyah Baina Yadaika Di
Ma’had Abu Bakar Universitas Muhammadiyah Surakarta, Jurnal Ilmiah,
(DIDAKTIKA Agustus 2019, VOL. 20, NO. 1, 113-125) h. 116-117.
[5]Rini, Pembelajaran Kemahiran Menulis Bahasa Arab Aplikatif, Institut
Agama Isalam Negeri, 2020, h.21.
[6]Abdul Ghofur, Efektivitas dan Efisiensi Pembelajaran Bahasa Arab (studi
Pembelajaran Bahasa Arab Dengan Menggunakan Buku Al-Arabiyyah Baina Yadaika Di
Ma’had Abu Bakar Universitas Muhammadiyah Surakarta), Jurnal Ilmiah
(DIDAKTIKA Agustus 2019, VOL. 20, NO. 1, 113-125) h. 7
[7]Sastra
Arab and others, ‘Buku Ajar Arabiyah Baina Yadaik Sebagai Solusi Kreatif
Mempelajari Budaya Arab Di’, 2019, 436–51.H.444
Komentar
Posting Komentar